Amalan Malam Nuzulul Qur’an: Doa Sahih dan Tradisi Ramadan yang Penuh Makna
1/3/2026
Sejarah Singkat
Malam Nuzulul Qur’an biasanya diperingati pada malam ke-17 Ramadan. Inilah saat pertama kali Nabi Muhammad ﷺ menerima wahyu di Gua Hira, berupa Surah Al-‘Alaq ayat 1–5. Pesan utamanya jelas: membaca, belajar, dan mencari ilmu. Sejak itu, Al-Qur’an menjadi pedoman hidup umat Islam, bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam membangun peradaban.
Tradisi yang Hidup
Di banyak daerah, termasuk di kampung-kampung, malam Nuzulul Qur’an dirayakan dengan berbagai cara:
Tadarus Qur’an: membaca Al-Qur’an bersama di masjid atau rumah.
Pengajian: mendengarkan ceramah tentang makna wahyu dan kaitannya dengan kehidupan sekarang.
Doa bersama: memohon ampunan dan keberkahan.
Sedekah: berbagi dengan sesama, agar nilai Al-Qur’an benar-benar terasa dalam kehidupan sosial.
Doa Sahih yang Dianjurkan
Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan doa khusus kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha untuk malam penuh keberkahan. Doa ini sangat relevan dibaca pada malam Nuzulul Qur’an: